10 Tanda Depresi pada Anak dan Remaja yang Harus Diwaspadai

10 Tanda Depresi pada Anak dan Remaja yang Harus Diwaspadai
Jun 06 2020
Kenneth Ross

loading…

JAKARTA awut-awutan Depresi tidak hanya mempengaruhi karakter dewasa, juga anak-anak, remaja dan dewasa. Dalam survei yang dilakukan ICICI pada 2017, sebanyak 65% orang dewasa berusia 22-25 tarikh yang merespon survei menunjukkan tanda-tanda depresi dini.

Pada 2012, WHO merilis laporan Status Kesehatan tubuh Mental Remaja di Asia Tenggara: Bukti untuk Aksi yang mengutarakan bahwa satu dari empat taruna di India mengalami depresi. (Baca juga: Pesona Go Yoo Jin, Mantan Trainee Produce 48 yang Nyerah Jadi Idol K-Pop) .

Pada dasarnya, depresi merupakan penyakit kompleks dengan disebabkan oleh beberapa faktor, tercatat faktor biologis, sosial, ekonomi & budaya. Pengalaman traumatis di periode anak-anak, migrasi sering, peristiwa kesibukan negatif, kemunduran pendidikan, masalah ikatan awal, sejarah keluarga penyakit moral serta stres di sekolah & dalam keluarga terkait dalam bermacam-macam tingkat depresi pada anak-anak & remaja.

Menangkap Juga:

Kemunduran pada anak-anak, remaja, dan masa muda seringkali sulit dikenali sebab representasi yang beragam. Berikut merupakan beberapa tanda depresi yang mampu Anda waspadai pada anak & remaja seperti dilansir dari Times Now News. (Baca juga: Video Klip Keke Tidak Boneka Muncul Lagi di YouTube, Tetap Jadi Trending di Indonesia) .

1. Penarikan diri dari teman ataupun kurangnya perilaku komunikatif.
dua. Apatis, kurang minat.
3. Penurunan kinerja di sekolah.
4. Makan berlebihan atau betul-betul kehilangan nafsu makan menyebabkan modifikasi berat badan yang tiba-tiba.
5. Kesedihan, cepat marah, menangis tanpa alasan atau respons yang parah terhadap sedikit kritik.
6. Keluhan nyeri fisik dengan tidak dapat dijelaskan, seperti lara kepala, sakit perut, sakit punggung.
7. Kesulitan berkonsentrasi serta membuat keputusan.
8. Giat dengan kematian, seperti berbicara ataupun bercanda tentang bunuh diri.
9. Perilaku yang tidak bertanggung jawab, kurangnya tanggung jawab.
10. Penggunaan alkohol, obat-obatan serta penggunaan media sosial yang berlebihan.

(tdy)