Afrika Bebas Polio, Asia Harus Langgeng Waspada

Afrika Bebas Polio, Asia Harus Langgeng Waspada
Aug 27 2020
Kenneth Ross

loading…

YAOUNDE – Setelah berjuang semasa beberapa dekade, Afrika akhirnya terbebas dari virus polio. Komisi Sertifikasi Kawasan Afrika (ARCC), anak lembaga Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dengan menangani polio, menyatakan Nigeria menjelma negara terakhir Afrika yang berhasil menanggulangi penyakit saraf tersebut.

Polio biasanya menyerang anak-anak berumur di bawah lima tahun dan dapat menyebabkan kelumpuhan permanen. Selain itu, Polio menyebabkan gangguan saraf hingga penderitanya kesulitan bernafas. Sekitar 25 tahun yang lalu, ribuan anak-anak di Afrika menderita terbengkalai akibat terserang penyakit tersebut.

Saat ini, virus Polio diperkirakan hanya menyebar di Afghanistan dan Pakistan. Sampai sekarang, Polio tidak dapat disembuhkan, tapi bisa dicegah melalui imunisasi. Nigeria serupa terbebas dari Polio setelah gencar melakukan imunisasi hingga ke provinsi pedalaman yang terkadang bentrok secara kelompok militan. (Baca: Presiden Negara2 Afrika Akan Kunjungi Mali)

Baca Juga:

Tantangan terbesar yang dihadapi para petugas imunisasi ialah rendahnya kepercayaan publik. Karena tersebut, orang-orang yang selamat dari Polio turut terjun untuk meyakinkan masyarakat.

Misbahu Lawan Didi, Presiden Asosiasi Korban Selamat Polio Nigeria, mengatakan peran korban selamat sangatlah penting. Menurutnya, banyak orang yang menolak vaksin polio namun di disi lain masyarakat menyaksikan sendiri bagaimana pihaknya berjuang untuk dapat menjangkau daerah yang pelik diakses.

“Terkadang kami harus merangkak dengan jarak yang jauh. Kami tentu berharap anak-anak selamat dan tidak lumpuh bagaikan kami, ” kata Didi, dikutip BBC.

Selain objek selamat, tokoh agama, guru, tenaga kesehatan, orang tua, dan sukarelawan juga ikut terjun ke lapangan untuk mengampanyekan imunisasi di daerah pedalaman. Polio mewabah di Afrika melalui air yang terkontaminasi semenjak 1996. Berbagai upaya telah dikerjakan untuk memutus rantai virus itu. (Baca juga: Sindiran Tere Liye: Pertamina Tak Pernah Salah, yang Salah Kalian)

Polio dapat menular antar-manusia, lazimnya melalui air yang terkontaminasi. Sesudah perjuangan selama beberapa dekade, besar dari tiga jaringan Polio telah berhasil dimusnahkan di dunia. Saat ini, lebih dari 95% anak-anak di Afrika diimunisasi. Para penggerak menyatakan, hal ini merupakan suatu pencapaian yang positif.