Air Sungai Nil Terus Meluap Menggugat Piramida dan Kerajaan Kuno

Air Sungai Nil Terus Meluap Menggugat Piramida dan Kerajaan Kuno
Sep 09 2020
Kenneth Ross

Syarifudin Air Sungai Nil Terus Meluap Ancam Piramida dan Kerajaan Kuno

Kawasan sejarah piramida kuno yang telah berumur 2. 300 tahun, terancam direndam banjir akibat hujan lebat yang mengguyur wilayah itu terus masuk. Foto: SINDOnews/Doc

AL BAJRAWIYA – Kawasan sejarah piramida antik yang telah berumur 2. 300 tahun, terancam direndam banjir kelanjutan hujan lebat yang mengguyur wilayah itu terus menerus. Sungai Nil dilaporkan mulai meluap. Baca: 3 Sekolah Terdampak Kematian di Lutra Terima Bantuan 366 Paket School Kit

Otoritas Sudan pun pusat berupaya melindungi piramid-piramid kuno. “Para petugas membangun dinding kantung pasir dan memompa air keluar sejak kawasan piramid kuno, ” membuka arkeolog Marc Maillot, dilansir AFP.

Banjir di Sudan saat ini telah menewaskan sekitar 100 orang dan mengakibatkan ribuan orang lainnya mengungsi atau kematian rumah. Sungai Nil secara rutin meluap dan para petani sangat tergantung pada banjir untuk menyuburkan tanah pertanian. Namun banjir tahun ini sangat tidak biasa.

Baca Juga:

“Banjir tidak sudah mempengaruhi lokasi ini sebelumnya, ” kata Maillot. “Situasi sekarang sanggup dikontrol, tapi jika ketinggian air sungai Nil terus bertambah, maka langkah yang diambil sekarang tidak cukup.

”Kawasan al-Bajrawiya yang termasuk Situs Warisan Negeri adalah tempat Kerajaan Kush arkais yang berjarak 500 meter sebab Sungai Nil. Menangkap Juga: Dinas PUPR Alirkan Genangan Sisa Banjir untuk Percepat Pembersihan Kota Masamba

Wilayah itu menjadi tempat untuk ratusan relik arkeologi. “Di kian terdapat piramid, kuil, istana, wadah pemakaman dan tempat lain dengan menunjukkan kekayaan dan kekuasaan Negara Kushite, kekuatan besar di daerah itu selama lebih dari satu. 000 tahun dari Abad Delapan Sebelum Masehi, ” papar pernyataan UNESCO.

Lebih dari 500. 000 orang tersentuh dampak banjir yang melanda 17 dari 18 negara bagian di Sudan. Baca Sedang: Kerugian Banjir Bandang Luwu Mengadukan Capai Angka Rp 8 Triliun

( sri )

preload video

Berita Terkait

TULIS KOMENTAR ANDA!