AS Lirik Yunani Jika Markas Peledak Nuklirnya di Turki Ditutup Erdogan

AS Lirik Yunani Jika Markas Peledak Nuklirnya di Turki Ditutup Erdogan
Sep 12 2020
Kenneth Ross

WASHINGTON awut-awutan Pentagon menjadikan Yunani sebagai lokasi alternatif pengganti markas pasukan Amerika Serikat pada Pangkalan Udara Incirlik , Turki. Pangkalan yang menampung sekitar 50 peledak nuklir Amerika itu terancam ditutup Presiden Recep Tayyip Erdogan setelah kedua negara terlibat ketegangan dalam berbagai masalah.

Washington dan Ankara merupakan sekutu di NATO sejak tahun 1952. Namun, keduanya sering bersitegang dalam kira-kira tahun terakhir karena kepentingan Washington dan Ankara menjadi semakin bertentangan. (Baca: Erdogan Hangat, Ancam Tutup Pangkalan Penampung 50 Bom Nuklir AS)

Di Suriah, pasukan Turki bergerak melintasi pos-pos terdepan Amerika untuk menyerang milisi Kurdi dalam Oktober lalu. Milisi Kurdi tunggal merupakan sekutu AS dalam perang melawan kelompok Islamic State atau ISIS.

Baca Juga:

Kedua sekutu NATO tersebut juga berseteru setelah Ankara membeli sistem pertahanan rudal S-400 Rusia. Washington mengeluarkan Ankara dari agenda jet tempur siluman F-35 jadi respons. (Baca: Pelihara Yunani, Uni Eropa Ancam Keroyok Turki dengan Sanksi)

Berbagai ketegangan itu dapat membahayakan Pangkalan Udara Incirlik, yang telah berfungsi sebagai pusat penyediaan militer untuk NATO di provinsi tersebut selama beberapa dekade. Sarang itu juga dikenal sebagai basis sekitar 150 bom nuklir Amerika.

Langkah Pentagon yang meminati Yunani sebagai alternatif pengganti Basis Udara Incirlik diungkap seorang Senator Amerika. Yunani sendiri juga sedangkan beserteru dengan Turki terkait perkara perairan di Mediternia Timur .

“Kami tidak terang apa yang akan terjadi pada Incirlik, ” kata Senator Ron Johnson, yang mengetuai subkomite Komite Hubungan Luar Negeri Senat untuk Eropa, kepada Washington Examiner , hari Jumat.

“Kami berharap yang unggul, tapi kami harus merencanakan yang terburuk, ” katanya lagi.