Bayaran III DPR Yakin Polri Profesional Tangani Kasus Pemerasan M. Kece

komisi-iii-dpr-yakin-polri-profesional-tangani-kasus-penganiayaan-m-kece-1
Sep 20 2021
Kenneth Ross

JAKARTA semrawut Ketua Komisi III DPR RI Herman Hery tetap Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Bareskrim Polri bisa bersikap profesional dalam peristiwa penganiayaan Muhammad Kosman alias M. Kece.

“Apa yang terjadi itu ialah tindak pidana tentunya, & kami tidak ingin mengintervensi apa pun siapa pula dia. Kami hanya minta Bareskrim tangani secara cakap. Pasti sudah ada mekanismenya. Saya percaya pada Kabareskrim dan Kapolri akan menangani secara profesional. Kami (Komisi III DPR RI) serahkan kepada Kapolri, “, ” ujar Herman Hery, di Lobby Gedung Nusantara II DPR Senayan Jakarta, Senin (20/9/2021).

Sebagaimana diketahui, pelaku penistaan agama melalui media sosial M. Kece dianiaya oleh terdakwa kasus suap penghapusan red notice Djoko Tjandra, Irjen Pol Napoleon Bonaparte (NB). Tak hanya membantai, menurut Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian Djajadi ditemukan fakta gres bahwa Napoleon Bonaparte melumuri kotoran manusia ke paras M Kece. Hal itu diketahui saat polisi membuktikan tahanan lain di Rutan Bareskrim Polri. Membaca juga: Tinja untuk Lumuri M Kece Disiapkan Tunggal oleh Napoleon Bonaparte

“Ada beberapa saksi yang menjelaskan, dalam pemeriksaan terungkap selain terjadi pemukulan, pelaku NB juga melumuri wajah dan tubuh korban kotoran bani adam yang sudah dipersiapkan oleh pelaku, ” kata Andi Rian Djajadi. Mengucapkan juga: Mengenal Sosok Napoleon Bonaparte, dari Kasus Djoko Tjandra hingga Aniaya Muhammad Kece

Polri, kata Andi, memastikan proses penyidikan terhadap Napoleon Bonaparte tetap dilakukan meskipun melalui kuasa hukumnya yang bersangkutan diketahui menyebarkan surat terbuka berisi alasannya menganiaya M. Kece. “Surat terbuka tak berpengaruh pada proses penyidikan, ” bahana Andi.