BPK Jatim Tepis Sebagai Penular COVID-19 di Blitar

BPK Jatim Tepis Sebagai Penular COVID-19 di Blitar
Sep 04 2020
Kenneth Ross

loading…

BLITAR – Usai sembilan hari melakukan kegiatan di Kabupaten Blitar, satu orang dari bagian tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Timur, dinyatakan positif COVID-19. Informasi resmi yang disampaikan BPK Jawa Timur sekaligus menepis informasi staf BPK menulari empat karakter aparatur sipil negara (ASN) Kantor Inspektorat Pemkab Blitar.

Dalam keterangan tertulisnya BPK menyebut, sebelum melakukan kegiatan pemeriksaan di Kabupaten Blitar pada 24 Agustus, Tim BPK lebih dulu melaksanakan rapid test COVID-19 di Sidoarjo (14/8). “Hasil test seluruhnya minus (non reaktif), ” ujar Besar Perwakilan BPK Jatim Joko Agus Setyono dalam keterangan tertulisnya Kamis (3/9/2020).

Usai melaksanakan kegiatan lapangan selama sembilan hari di Kabupaten Blitar, Tim BPK melakukan swab test COVID-19. Swab test pada 1 September itu dilakukan sebelum mereka kembali ke Sidoarjo. “Hasil tes yaitu kepala orang terkonfirmasi positif COVID-19 minus gejala (asimptomatik) dan tiga orang negatif, ” tambah Joko.

Baca Selalu:

Disampaikan bahwa sampai saat ini pihak BPK belum dapat menelusuri dari mana anggota tim bisa terpapar COVID-19 tanpa gejala (asimptomatik) tersebut.

(Baca juga: Terima Pegawai BPK Surabaya, 4 ASN Blitar Positif COVID-19)

Sebagai tindak lanjut, seluruh Tim BPK, yakni baik yang positif maupun yang berkontak erat diwajibkan melaksanakan isolasi mandiri di rumah masing di Sidoarjo.

“Selama 14 hari. Kemudian mau ditindaklanjuti dengan swab kembali, ” terang Joko. Dalam keterangan rilisnya, BPK Jawa Timur juga menyatakan selama ini telah menjalankan aturan kesehatan yang berlaku. Bekerja sebanding dengan instansi kesehatan terkait, BPK Jawa Timur secara berkala melangsungkan rapid dan swab test COVID-19 kepada seluruh pegawai.

BPK untuk sementara masa melakukan penutupan layanan Pusat Keterangan dan Komunikasi, perpustakaan, poliklinik umum, dan poliklinik gigi di BPK Jawa Timur. Menurut Joko, walaupun masa pandemi COVID-19, BPK tentu menjalankan amanah undang dalam menilik pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara. “Tanpa mengabaikan keselamatan dan kesehatan pegawai secara khusus maupun umum secara umum, “tegas Joko.

Sementara seperti diketahui, Gugus Tugas Kabupaten Blitar mencanangkan empat orang ASN inspektorat Pemkab Blitar dinyatakan positif COVID-19. Lantaran tracing yang dilakukan, keempat orang tersebut sebelumnya menerima Tim BPK Jawa Timur yang tengah melayani tugas pemeriksaan di Kabupaten Blitar.

“Iya, empat orang dari inspektorat positif (COVID-19). Ini terkait dengan hasil swab BPK yang notabene melakukan penjagaan di Kabupaten Blitar. Jadi relasi erat dengan BPK yang dinyatakan positif, ” ujar Juru Kata Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Blitar Krisna Yekti.

Yang lebih zaman diketahui positif COVID-19 adalah pegawai BPK Jawa Timur. Dari situ, kata Krisna Yekti petugas mengawasi empat ASN inspektorat Pemkab Blitar yang berkontak erat. “Dan hasilnya juga positif, ” tambah Krisna Yekti. Namun kendati demikian Krisna Yekti mengaku belum bisa menetapkan siapa yang menjadi inang penularan.

Apakah pegawai BPK Jawa Timur atau para-para ASN inspektorat Pemkab Blitar. “Kita belum tahu inangnya. Yang terang setelah diketahui ada BPK dengan positif COVID-19, empat orang ASN inspektorat yang berkontak erat ketika diswab juga positif, ” mengakhiri Krisna Yekti.

(msd)