Diduga Menipu Rp250 Juta, Cabub Labura Dilaporkan Emak-emak Cantik ke Petugas

Diduga Menipu Rp250 Juta, Cabub Labura Dilaporkan Emak-emak Cantik ke Petugas
Nov 12 2020
Kenneth Ross

LABUHANBATU UTARA – Kepolisian Resor Labuhanbatu, Sumatera Utara, sedang menyelidikan kasus dugaan tindak pidana penipuan atau pengelapan kekayaan sebesar Rp250 juta, yang melibatkan seorang Calon Bupati Labuhanbatu Melahirkan (Cabub Labura). (Baca juga: Heboh, ‘Anya Geraldine’ Sibak Warung Kopi, Pengunjungnya Sampai Tidak Ingin Pulang)

“Betul ada laporan masuk sesuai tulisan tanda terima laporan polisi, yakni kasus dugaan penipuan . Saat ini dalam jalan penyelidikan, ” kata Kasatreskrim Polres Labuhanbatu, AKP Parikhesit ketika dikonfirmasi.

Dugaan kasus penipuan ini pantas ditangani Unit II Ekonomi Satreskrim Polres Labuhanbatu, penyidik sudah menilik saksi-saksi pelapor Andriyana Lim secara laporan polisi nomor STTPL/1612/XI/2020/SPKT RES-LB dalam dugaan tindak pidana penipuan serta pengelapan.

Andriyana Lim menjelaskan, dugaan penipuan dan penggelapan berawal dari orang dekat Cabub Labura, melakukan komunikasi dan bertemu dengannya pada bulan Agustus 2020 di Rantauprapat. (Baca serupa: Warga Magelang Gempar, Ada Awan Mirip Semar di Atas Merapi)

Baca Juga:

Mereka meminta dibantu penyelesaian uang untuk menutupi abu utang terlapor sebanyak Rp300 juta di tahun 2017. Menurut Andriyana, uang Rp250 juta diserahkan pada Rabu (2/9/2020) di kediamannya di Jalan Adam Malik Rantauprapat.

Uang yang dipinjam tersebut, akan dikembalikan secara bertahap. Yaitu Rp100 juta pada 10/9/2020; Rp50 juta pada 10/10/2020; Rp50 juta pada 10/11/2020; dan Rp50 juta pada 8/12/2020. Bahkan pemakaian kekayaan tersebut diketahui suami serta temannya.

Setelah jatuh tempo masa pembayaran angsuran sesuai yang disepakati, ternyata terlapor tidak menunjukan itikad baik dan hanya memberikan komitmen palsu. “Awalnya terlapor minta sokong kepada saya untuk menyelesaiakan utangnya sebanyak Rp250 juta, namun setelah jatuh tempo ditagih selalu memburu, ” cetusnya.

Andriyana menjelaskan, dalam pertemuan itu, keluarganya dan terlapor melalui panggilan gambar, langsung meminta bantuan kepada Andriyana berupa pemakaian uang Rp250 juta untuk menutupi sisa utangnya. (Baca juga: Blusukan ke Kampung, Cak Machfud: Jangan Bilang Saya Ini Barang Ghoib)

Pihaknya juga tidak memperdulikan dalam pelaporan dugaan tindak pidana penipuan melibatkan Cabub Labura, dan orang kepercayaannya. Peminjaman uang itu disaksikan keluarga, teman, bukti menjepret, dan sejumlah bukti kuitansi.