Hotel dan Restoran di Bogor Bakal Dapat Bantuan Hibah Pariwisata

Hotel dan Restoran di Bogor Bakal Dapat Bantuan Hibah Pariwisata
Nov 15 2020
Kenneth Ross

BOGOR – Negeri Kota (Pemkot) Bogor melalui Tim Pelaksana Pemulihan Ekonomi Akibat Pandemi COVID-19 mematangkan Petunjuk Teknis (juknis) pelaksanaan bantuan menyerahkan pariwisata 2020 dibanding Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) di Hotel Salak Pajajaran, Kota Bogor, Sabtu (14/11/2020).

Ketua Tim Pelaksana Pemulihan Ekonomi Kota Bogor, Syarifah Sofiah mengucapkan, Pemkot Bogor mendapatkan bantuan dibanding Kemenparekraf sebesar Rp73 miliar yang diperuntukkan 70% untuk hotel & restoran, serta 30% untuk pendukungnya.

“70% untuk hotel dan restoran kami memakai database dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dengan jumlah data Wajib Pajak hotel restoran 1. 600, akan tetapi tidak seluruhnya mendapatkan bantuan mendermakan mengingat ada syarat yang kudu dipenuhi, seperti kepatuhan membayar pajak di 2019, mempunyai TDUP dengan diterbitkan Agustus 2020 serta batas waktu penyerahan berkas, ” cakap Syarifah. ( Baca pula : Dana Menyerahkan Pariwisata untuk Bangkitkan Kembali Industri Pariwisata)

Sekda Kota Bogor ini menuturkan, datang saat ini sudah terkumpul total hotel dan restoran yang memenuhi syarat, tapi masih harus diverifikasi APIP dari Inspektorat Kota Enau. Begitu pun dengan yang 30%-nya akan di-review dan diverifikasi APIP yang kemudian disahkan melalui Tulisan Keputusan (SK) Wali Kota Enau.

Baca Juga:

“Setelah keluar SK, anggaran hibah ini harus diserap segera dalam waktu kurang lebih sebulan karena menyangkut dengan kegiatan pada kemudian hari, ” katanya.

Senada, Kepala Dinas Wisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor Atep Budiman mengatakan, bagi hotel dan restoran yang lolos review Inspektorat dan dijadikan SK Pemangku Kota Bogor akan diundang sosialisasi terkait pemanfaatan, pengajuan penyaluran, serta pertanggungjawabannya. “Jika tidak terserap datang batas akhir tahun, sisanya harus dikembalikan ke pusat, ” katanya. ( Baca juga : Hibah Pariwisata Rp3, 3 Triliun Segera Ditebar, Ini Kriteria Penerimanya)

Atep menambahkan, tujuan dari mendermakan pariwisata ini untuk membayar urusan hotel dan restoran kepada karyawannya, menjaga operasional seperti listrik, air tetap berjalan, mendukung program pariwisata, proses rekondisi kebutuhan sarana prasarana, membantu resesi di sektor wisata yang pada awal pandemi tahu terhambat.

“Untuk nominal yang diterima setiap hotel dan restoran pastinya berbeda-beda disesuaikan dengan sumbangan mereka di pajak 2019, ” katanya.