Imbas PSBB Jakarta, Harga Panen Daun Asal Bandung Barat Anjlok

Imbas PSBB Jakarta, Harga Panen Daun Asal Bandung Barat Anjlok
Sep 19 2020
Kenneth Ross

BANDUNG BARAT porakporanda Kalangan petani di Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang menjual hasil panennya ke Jakarta dan sekitarnya berangkat merasakan dampak diberlakukannya kembali Pembatasan Sosial Berskala Mulia (PSBB).

Pasalnya buatan sayuran dan buah-buahan petani dalam KBB banyak yang disuplai ke pasar, hotel, restoran, atau acara-acara pernikahan dan jamuan besar pada Jakarta yang saat ini kembali menerapkan PSBB.

“Kita kan baru bangkit, segar merasakan kondisi normal, sekarang ada PSBB lagi di Jakarta. Otomatis ino berdampak kepada penjualan hasil panen, ” kata salah seorang petani sayuran di Desa Jambudipa, Cisarua, KBB, Aan (48), Sabtu (19/9/2020).

Baca Juga:

Petani lainnya, Wisnu Saepudin (26) menilai PSBB memproduksi akses kendaraan pengangkut sayuran ke Jakarta dan sekitarnya jadi dibatasi. Ini yang membuat produk Paprika yang dipanen, harganya akan anjlok kembali akibat stok barang banyak karena tidak terserap. (BACA JUGA: Pesawat Pengangkut Jenazah Serka Sahlan Ditembak KKB Papua)

“Sejak Maret berantakan harga jual Paprika merah, hijau, dan kuning, anjlok hanya Rp5. 000/kg. Baru bulan ini harganya normal lagi Rp3. 000/kg, tapi adanya PSBB ini bisa siap kembali turun, ” kata petani asal Kampung Barunyatu, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, KBB.

Menurutnya selama pandemi COVID-19, permintaan pasar juga merosot tajam dibanding 1-1, 5 ton/hari menjadi hanya 5 kuwintal. Kondisi itu yang membuat petani Paprika merugi karena jangankan memikirkan laba, menghrapkan pangkal balik lagi juga sulit. Jadi banyak petani yang menahan era tanam daripada merugi.

Sejauh ini, lanjut dia, komoditas sayuran jenis Paprika lebih banyak diminati untuk kebutuhan hotel, restoran, dan pesta pernikahan, atau ke istimewa market besar. Sementara untuk rekan ekspore saat ini belum tergarap. Sebab aksesibilitas dan daya bawa ke arah sana masih belum dipahami akibat minimnya sosialisasi. (BACA JUGA: China Membendung Impor Produk Seafood Asal Nusantara, Alasannya Terkena Corona)

“Untuk pasar ekspore ana siap saja kirim, cuma caranya bagaimana belum tahu dan belum ada pengarahan dari pemerintah. Semoga aja pandemi COVID-19 segera berakhir agar sektor pertanian Paprika balik bergirah dan bisa ekapore, ” tuturnya.