Jalani Balapan Terakhir F1 2020 Bergandengan Vettel, Leclerc Ingin Perpisahan yang Spesial

Jalani Balapan Terakhir F1 2020 Bergandengan Vettel, Leclerc Ingin Perpisahan yang Spesial
Dec 12 2020
Kenneth Ross

ABU DHABI – Pembalap Scuderia Ferrari, Charles Leclerc diselimuti perasaan emosional jelang perpisahannya dengan Sebastian Vettel pada seri penutup Metode 1 (F1) 2020. Dia berharap calon mantan rekan setimnya itu bisa menuai hasil manis di GP Abu Dhabi.

(Bos Red Bull Racing Puji Performa Sergio Perez)

Vettel akan segea mengakhiri romansa manisnya bersama Ferrari di pentas F1. Pasalnya, pembalap asal Jerman itu bakal hijrah ke BWT Racing Point yang nanti akan berganti nama menjadi Aston Martin-Mercedes di dalam musim depan.

Vettel nantinya akan menemani Lance Stroll bersama tim barunya. Hal ini sekaligus mengakhiri perjalanan karier panjang pembalap berusia 33 tahun itu dengan Scuderi Ferrari yang sudah berlangsung sejak 2015.

Baca Juga:

Hanya saja, selama lima tarikh menemani pabrikan asal Italia itu, Vettel selalu gagal memberikan membuat bergengsi. Pencapaian terbaiknya hanya besar kali jadi runner-up pada 2017 dan 2018. Padahal, saat membela Red Bull Racing, dia sempat empat kali beruntun jadi ahli dunia.

Musim ini Vettel bahkan cukup menderita. Dia baru satu kali terbang podium di sepanjang F1 2020, yakni di GP Turki. Tersebut sebabnya, Leclerc berharap hasil elok bisa diraih Vettel saat balapan terakhirnya bersama Ferrari, agar perpisahannya akan menjadi lebih berkesan.

“Ini merupakan Grand Prix terakhir Seb (Vettel) bersama tim Ferrari. Karena itu, ini serupa akhir dari sebuah era, ” ujar Leclerc, dikutip Tutto Motori Web.

Balapan pamungkas Vettel bersama-sama Ferrari sendiri akan tersaji dalam F1 GP Abu Dhabi 2020. Balapan ini akan digelar di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, pada Minggu (13/12/2020) malam WIB.

(GP Abu Dhabi Bakal Jadi Pelampiasan Dendam Verstappen)

“Alangkah baiknya bagi kami berdua mempunyai balapan yang bagus untuk merayakan momen spesial ini. Dia ialah pembalap yang sangat penting di dalam sejarah Ferrari, dia pantas mendapatkan hal manis di puncak kariernya di tim, ” tukasnya.