KKP Ajak Warga Kepulauan Seribu Budidaya Rumput Laut

KKP Ajak Warga Kepulauan Seribu Budidaya Rumput Laut
May 19 2020
Kenneth Ross

loading…

JAKARTA – Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengundang warga Kepulauan Seribu untuk memaksimalkan potensi budidaya rumput laut jenis spinosum. Terlebih ekspor komoditas tersebut dari Kepulauan Seribu, baru menyentuh 300 ton perbulan dan permintaan pasar Vietnam mencapai 3. 000 ton perbulan.

“Ini merupakan peluang pasar yang harus dimanfaatkan oleh kita semua, tertib pembudidaya maupun pelaku pasar maupun eksportir, ” kata Edhy sudah meninjau budidaya rumput laut spinosum di Pulau Karya, Kepulauan Seribu, Selasa (19/5).

Pemanfaatan rumput laut, juga bisa menjadi sumber pendapatan masyarakat sekitar ditengah Pandemi Covid-19. Apalagi harga rumput laut yang sempat drop, saat ini kembali stabil. Karenanya, ia meminta peluang budidaya dari sektor suket laut dioptimalkan.

Baca Juga:

Adapun rumput laut jenis Spinosum sp, juga lebih adaptif dan tahan terhadap penyakit sesuai ice-ice, sehingga memiliki resiko jalan yang lebih rendah. Selain tersebut, rumput laut juga menyerap 40% carbon, sehingga mampu untuk positif memperbaiki kualitas udara dan lingkungan.

“Spinosum benar cocok. Kita akan lakukan apa yg bisa kita perbuat, hendak kita bantu. Rumput laut tak perlu repot, sekali tanam pengetaman terus, ” urai Edhy.

Di tempat yang sama, Dirjen Perikanan Budidaya Slamet Soebjakto memaparkan Indonesia sebagai penghasil suket laut terbesar kedua setelah Tiongkok. Beragam jenis rumput laut sanggup dibudidayakan yakni Euchema cottonii (penghasil kappa carrageenan), Gracillaria sp. (penghasil agar-agar), Sargassum (penghasil alginat), Caulerpa sp. (dapat dikonsumsi dalam perihal segar), Spinosum sp (penghasil carrageenan), Gelidium amanzii dan Ptylophora sp. (penghasil biofuel dan kertas) serta beberapa jenis lainnya.

“Saat ini Indonesia memiliki 550 jenis varian rumput laut berguna ekonomis tinggi, ” terang Slamet.

Angka tatkala produksi rumput laut Indonesia sepanjang tahun 2019 mencapai 9, 92 juta ton. Slamet menyebut mayoritas produksi dihasilkan dari jenis Euchema cottonii dan Gracillaria sp. Pada tahun 2020, KKP menargetkan penerapan rumput laut sebesar 10, 99 juta ton.

“Target akan terus meningkat hingga tahun 2024 menjadi sebesar 12, 33 juta ton, ” tandasnya.

Dalam rangkaian lawatan ke Kepulauan Seribu, Edhy serupa menyerahkan 150 paket sembako. Tumpuan tersebut diserahkan kepada perwakilan pembudidaya guna menghindari kerumunan warga yang masih menjalankan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Kepulauan Seribu Husein Keinginan, Kepala Badan Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu Hasil Perikanan (BKIPM) Rina serta perwakilan dari Biro Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta.

(akr)