Latihan Tempur Garuda Shield, KSAD Jenderal Andika: Yang Terutama Pertemanannya

latihan-tempur-garuda-shield-ksad-jenderal-andika-yang-terpenting-pertemanannya-1
Aug 10 2021
Kenneth Ross

MINAHASA – Latihan bersama (Latma) Garuda Shield ke-15 tahun 2021 dengan digelar di Makalisung, Minahasa, Sulawesi Utara, dan diikuti oleh prajurit TNI AD serta pasukan US Army, menjadi salah satu wujud latihan tempur bersama untuk meningkatkan kemampuan para prajurit.

Baca serupa: KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa Tinjau Latma Garuda Shield 2021 di Minahasa Utara

Kepala Staf Legiun Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa meminta kepada Batalyon Infanteri 712/Wiratama, dengan berada di bawah instruksi Kodam XIII/Merdeka untuk memanfaatkan sebaik-baiknya waktu Latma Garuda Shield bersama US Army ini.

“Kepada prajurit TNI AD daripada Batalyon Infanteri 712/Wiratama, manfaatkan waktu yang kita merobohkan bersama mereka. Ingat dengan terpenting justru adalah pertemanannya, ” kata jenderal kartika empat tersebut, Selasa (10/8/2021).

Menyuarakan juga: Terjebak Pandemi COVID-19 di Bali dan Kehabisan Uang, Ibu Muda Asal Tanzania Ngamuk

Semua wujud latihan yang dilakukan prawacana Andika, baik yang sifatnya ofensif, pengejaran maupun wujud menembak, semua itu objek yang mungkin sudah pernah diketahui atau belum, tapi itu merupakan sesuatu dengan terus akan berkembang.

“Tetapi pertemanan dengan mereka inilah saatnya, oleh karena itu jangan sia-siakan. Saya tercengang pada anggota yang sebetulnya saya tanya, sudah tak bisa berbahasa Inggris akan tetapi mencoba berkomunikasi, dan tersebut sebenarnya yang akan melaksanakan diri masing-masing maju, rencana untuk mencari sesuatu dengan baru dan keberanian untuk mengekspresikan, ” tuturnya.

Baca selalu: Garang Saat Tarung Terhindar di Jalanan Makassar, Para-para Petarung Nangis Dijemput Keluarganya

Untuk itu dia memberikan selamat berlatih, dan semua yang dilihat dalam pelajaran nanti bisa disebarkan ke teman-teman lain yang kali ini tidak ikut latihan. “Menurut saya poin dengan lebih penting adalah dengan jalan apa kita bisa berlatih bersama, bergaul, berinteraksi dan berkarib. Bahwasanya kita punya senjata yang berbeda tidak ada masalah, ” ujarnya.