Lewat Telepon, Pompeo-Lavrov Bahas Masalah Konvensi Kontrol Senjata

Lewat Telepon, Pompeo-Lavrov Bahas Masalah Konvensi Kontrol Senjata
May 07 2020
Kenneth Ross

loading…

WASHINGTON – Menteri Sungguh Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo dan Menteri Luar Daerah Rusia, Sergei Lavrov dilaporkan telah melakukan pembicaraan melalui sambungan telepon, untuk membahas masalah perjanjian pengaruh senjata. Selain itu, keduanya pula membahas mengenai Covid-19.

“Pompeo dan mitranya dari Rusia membahas langkah-langkah selanjutnya tentang masalah pengendalian senjata serta beberapa masalah bilateral yang menjadi perhatian bersama, termasuk upaya global untuk menanggapi penyaluran Covid-19, ” kata Kementerian Asing Negeri AS.

Pompeo, melalui akun Twitternya kemudian mengutarakan, dalam pembicaraan dengan Lavrov dia menegaskan bahwa Washington siap duduk satu meja dengan Moskow buat melakukan negosiasi mengenai perjanjian pengaruh senjata.

Mengucapkan Juga:

“Dalam diskusi saya dengan Menteri Luar Negeri Rusia, saya menegaskan bahwa kami siap untuk terlibat di dalam negosiasi pengendalian senjata yang mengutarakan keamanan AS dan mitra awak. Kami akan terus mendorong mekanisme yang dapat diverifikasi dan ditegakkan, ” ucapnya, seperti dilansi Xinhua pada Kamis (7/5/2020).

Pada 2010, Washington dan Moskow menandatangani Perjanjian Pengurangan Senjata Strategis Baru (START Baru), yang menetapkan batas jumlah hulu ledak nuklir yang dikerahkan. START Baru, perjanjian kontrol senjata nuklir terakhir dengan masih berlaku di antara ke-2 negara adidaya nuklir, akan sudah pada 5 Februari 2021.

Perjanjian tersebut dapat diperpanjang paling lama lima tahun secara persetujuan kedua negara. Rusia sudah menyatakan kesediaan untuk memperpanjang perjanjian itu, sementara pemerintahan Donald Trump belum secara resmi menjawab.

(esn)

Bacaan lainnya Data HK