Negara2 Arab Kecam Turki dan Iran karena Terlalu Ikut Campur

Negara2 Arab Kecam Turki dan Iran karena Terlalu Ikut Campur
Sep 10 2020
Kenneth Ross

KAIRO – Para menteri luar negeri Liga Arab mengecam Turki dan Iran atas tuduhan terlalu ikut campur urusan pada negeri negara-negara Arab .

“Periode terakhir menyaksikan tumbuhnya intimidasi dan permusuhan sebab kekuatan regional terhadap kawasan Arab kita, dan peningkatan campur tangan dalam urusan internal negara-negara Arab kita oleh dua negara tetangga, yaitu Iran dan Turki, ” kata Sekretaris Jenderal Liga Arab Ahmed Abu Al Ghait di forum virtual Liga Arab dalam Kairo, Rabu. (Baca: Palestina: Liga Arab dan OKI Dibubarkan, Tidak Akan Pernah Bertemu)

Negara-negara Perserikatan Arab bertemu pada tingkatan gajah luar negeri guna membahas kacau tangan Turki dan Iran pada wilayah tersebut dan perjuangan Palestina.

Baca Juga:

Pada 2015, Liga Arab membentuk komite kuadripartit untuk menindaklanjuti campur tangan Iran dalam kesibukan internal negara-negara Arab.

Sayangnya, intervensi ini mengambil ajaran berbahaya yang akan mempersulit serta memperpanjang konflik yang ada di Suriah dan Yaman. (Baca: Turki Peringatkan Perang Yunani Hanya Masalah Waktu)

Adapun Turki, Abu Al Ghait mengatakan Ankara terus menduduki sebagian besar wilayah Suriah, dan memulai serangannya di tanah Irak dan baru-baru ini, Ankara terjun ke dalam perang saudara Libya secara intervensi militer secara langsung.

Abu Al Ghait mengatakan Liga Arab mengikuti situasi di Libya secara sangat prihatin, dan berharap pihak Libya akan mencapai kesepakatan kekal dan gencatan senjata yang komprehensif.

Menteri Luar Daerah Mesir Sameh Shukri menekankan perlunya mengejar kebijakan Arab yang menyatu dan tegas untuk menghalau pemerintahan Turki. Dia mengatakan Kairo tak akan tinggal diam menghadapi keserakahan Turki yang terutama terlihat di Irak utara, Libya dan Suriah.