Oiiimak! Geng Motor Serang Warga & Lempari Masjid di Deliserdang

Oiiimak! Geng Motor Serang Warga & Lempari Masjid di Deliserdang
May 14 2020
Kenneth Ross

Yudha Bahar

Seorang geng motor belum diketahui identitasnya tewas setelah diamuk massa sebab melempari Masjid Istiqomah. Foto iNews TV/Yudha B

DELISERDANG – Entah apa sebabnya segerombolan pemuda kelompok motor menyerang warga dan melempari Masjid Istiqomah di Jalan Veteran, Pasar VII, Desa Manunggal, Kecamatan Labuhandeli, Kabupaten Deliserdang, Kamis subuh (14/3/2020) pukul 03. 00 WIB.

Penyerangan itu menjadikan seorang geng motor belum diketahui identitasnya tewas setelah ditangkap & diamuk oleh warga sekitar.

Peristiwa itu berlaku berawal dari beberapa remaja masjid yang berkumpul tidak jauh dari masjid didatangi segerombolan geng motor. Secara tiba – tiba, berlaku tawuran diantara mereka yang melaksanakan remaja masjid menyelamatkan diri lantaran serangan itu masuk ke Masjid Istiqomah. (BACA JUGA: Diarak ke Polres Sergai, Pemuda Cabuli Kenalan Medsosnya)

Baca Juga:

Ternyata, geng motor itu terus melangsungkan penyerangan dengan melempar masjid tersebut. Para remaja masjid kemudian meminta pertolongan warga dengan berteriak menggunakan pengeras suara, bahwa masjid telah dilempari, mendengar itu warga sekitar keluar rumah.

Warga pun mengejar sejumlah kelompok motor yang berusaha kabur sebab lokasi. Nahas, seorang dari kaum sepeda motor terjatuh, warga dengan telah emosi mengamuk pria dengan diperkirakan berusia 25 tahun itu hingga babak belur.

Suasana semakin heboh, petugas dibanding Polsek Medan Labuhan turun ke lokasi. Anggota geng motor dengan terkapar dilarikan ke RSU Sinar Husni, setelah beberapa jam menjalani perawatan akhirnya anggota geng mesin tersebut tewas.

“Selama ini warga sudah kesal secara ulah mereka (geng motor), apalagi sudah sering mereka buat kelakuan. Makanya yang ditangkap itu langsung dipukuli warga, ” kata Rudi warga sekitar. (BACA JUGA: Pastikan Tepat Sasaran Bupati JR Serahkan Langsung Bantuan Sembako)

Anggota geng motor yang mati dengan mengenakan celana panjang warna biru dongker dengan lapisan dalam celana pendek biru merek adidas memakai baju kaos warna hitam berciri – ciri diperkirakan tinggi badan 165 cm, berat institusi 55 kg dan kulit sawo matang telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Medan.

Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Edy Safari belum dapat dikonfirmasi terkait aktivitas tawuran tersebut.

( vit )

Berita Terkait

KOMENTAR (pilih lengah satu di bawah ini)

  • Disqus
  • Facebook