Pulihkan Wisata Bali, Kemenparekraf dan Garuda Indonesia Kompak Terapkan Protokol Kesehatan tubuh

Pulihkan Wisata Bali, Kemenparekraf dan Garuda Indonesia Kompak Terapkan Protokol Kesehatan tubuh
Nov 21 2020
Kenneth Ross

BALI – Pandemi yang menyerahkan dampak pada seluruh aspek kesibukan tak terkecuali dari sisi pariwisatadi seluruh Indonesia, termasuk Bali, dengan bisa dikatakan memberikan pemasukan yang besar bagi pendapatan negara.

Meski begitu, perlahan, wisata Bali mulai bangkit setelah tertumbuk pandemi covid-19. Wisatawan lokal kendati sudah berangsur mengunjungi Pulau Dewata. Sedangkan, wisatawan mancanegara masih langgeng menunggu travel warning dicabut oleh Pemerintah. (Baca juga: Kemenparekraf Siap Gelar Hadiah Bangga Buatan Indonesia 2020)

SINDO Jalan atas undangan Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif dan Garuda Nusantara berkesempatan ambil bagian trip ke daerah Ubud, Jatiluwih, Tabanan buat mengedukasi masyarakat untuk menerapkan adat kesehatan 3m dan CHSE masa sedang melakukan kegiatan wisata.

Terlihat, wisata di Bali siap menerima wisatawan karena sudah menerapkan dari sisi protokol kesehatan tubuh dengan menyediakan alat cuci tangan dan menyediakan petugas mengecek guru tubuh sehingga harapannya pariwisata di Bali bisa kembali berjalan dengan pada akhirnya meningkatkan gairah ekonomi dari sektor ekonomi di pulau Bali.

Baca Pula:

Perwakilan dibanding Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ridwan Belu mengatakan, saat tersebut pihaknya terus berupaya untuk menebus kembali geliat pariwisata di segenap daerah di Indonesia, terutama Bali.

Pulihkan Wisata Bali, Kemenparekraf dan Garuda Indonesia Kompak Terapkan Protokol Kesehatan

“Tujuannya dengan kerjasama ini tentu ingin kolaborasi SINDO media dan tentu pemerintah pada hal ini Kemenparekraf ingin mengedukasi setiap wisatawan dan masyarakat yang ada di destinasi di Bali untuk tetap menerapkan protokol CHSE atau 3M demi mencegah penyaluran virus corona dan kami butuhkan peran media sebagai ujung tombak untuk mengedukasi lewat tulisan kepada pembaca di media masing, ” kata Ridwan Belu dijumpai disela sela Perjalanan Wisata Pengenalan Kembali Bekerjasama dengan Garuda Indonesia Ubud, Bali, Jumat (20/11).

Saat ini, pemerintah dan pelaku wisata setempat memang gencar menggalakkan protokol kesehatan yang meliputi Cleanliness, Health, Safety & Environment (CHSE) atau sering disebut dengan 3M (Mencuci tangan, Memakai Masker, & Menjaga jarak).

“Semua pengunjung juga diimbau untuk terbuka jarak dan selalu mengenakan masker di lokasi wisata, ” imbuhnya. (Baca juga: Kemenparekraf Komentar UMKM lewat Anugerah BBI 2020, Ini Nominasinya)

Pulihkan Wisata Bali, Kemenparekraf dan Garuda Indonesia Kompak Terapkan Protokol Kesehatan

Tengah, di tengah pandemi Covid-19 wadah wisata ini juga telah menerapkan protokol kesehatan 3M yakni dengan tersedianya tempat mencuci tangan di pintu masuk utama, berwisata menggunakan masker, dan menjaga jarak jarang satu dengan yang lainnya.

Dalam setiap pintu masuk baik tempat wisata restoran, cafe ataupun tempat keramaian lain, juga terlihat petugas melakukan pengecekan suhu tubuh kepada masing-masing pengunjung.