Reda dari Trauma, RPP Korban Pemerasan Anak di Duren Sawit Siap Ikuti PKBM

Reda dari Trauma, RPP Korban Pemerasan Anak di Duren Sawit Siap Ikuti PKBM
Aug 11 2020
Kenneth Ross

loading…

JAKARTA – RPP, korbanpenganiayaan yang dilakukan ayah kandungnya dalam Duren Sawit, Jakarta Timur, sudah pulih dari trauma. Kini RPP tengah menanti kepastian untuk mampu mendapatkan ijazah SD lewat agenda Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Negeri Paket A.

Adil saja, hingga usia 12 tarikh RPP belum sama sekali mengenyam bangku pendidikan formal. Sejak pokok RPP meninggalkannya, dia tinggal beserta ayah dan neneknya.

Lurah Pondok Kopi Rasikin mengutarakan, RPP dipastikan bakal mengikuti Was-was Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kampung setara SD. (Baca juga: Menegasikan Cuci Pakaian, Bocah 12 Tarikh Dianiaya Ayah Kandung di Duren Sawit)
“Sedang disiapkan sekolah paket untuk pendidikan tingkat SD. Saya sudah koordinasi dengan Satpel Pendidikan, ” kata Rasikin saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Selasa (11/8/2020).

Setelah memiliki perlakuan tak manusiawi dari abu dan ibu tirinya, RPP sudah mendapatkan pendampingan psikologis dari institusi masyarakat yang fokus menangani kebengisan pada anak.

Baca Juga:

“Mendapat pendampingan mental dari PPAPP (Pemberdayaan Perlindungan Bujang dan Pengendalian Penduduk) sampai traumanya sembuh, ” ujarnya.

(thm)