Staycation Hanya Jadi Penyelamat Semusim buat Perhotelan

staycation-hanya-jadi-penyelamat-sesaat-buat-perhotelan-1
May 07 2021
Kenneth Ross

JAKARTA awut-awutan Staycation oleh karena itu pilihan sebagian masyarakat untuk mengisi liburan, misalnya bermalam beberapa hari di hotel favorit. Dengan kondisi pembatasan mudik Idul Fitri, asosiasi yang tidak bisa pulang ke kampung halamannya memilah untuk beristirahat di tempat yang nyaman, seperti hotel.

Baca juga: 5 Alasan The Westin Resort Nusa Dua Adalah Destinasi Liburan yang Tepat

Menurut Sekretaris Jenderal Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia, Maulana Yusran, meski kaum hotel akan dijadikan wadah staycation bagi sebagian orang, namun itu tak menjamin sebagai penyelamat okupansi hotel itu sendiri.

“Jadi penyelamat sesaat. Kita enggak mampu mengatakan itu dapat makna atau tidak, karena tersebut sifatnya sesaat, ” ujarnya saat dihubungi MNC Portal, Jumat (7/5).

Lebih lanjut, dia mengucapkan bahwa libur Lebaran kesempatan ini tak seperti tahun-tahun sebelumnya karena hanya diberi waktu sementara.

Baca Juga:

Baca juga: Menparekraf Sandi Puji Pengembangan Hotel Berkonsep Edukasi di Lombok

Kemudian apabila dilihat dari tahun-tahun sebelum pandemi, peningkatan okupansi yang dicapai di setiap daerah setidaknya selama satu minggu atau 7 hari. “Karena liburnya hanya sebentar, Kamis, Jumat, Sabtu, Minggu enggak lama, ” pungkasnya.