Supaya Makin Kompetitif, Industri Didorong Gunakan AI

Supaya Makin Kompetitif, Industri Didorong Gunakan AI
Oct 14 2020
Kenneth Ross

JAKARTA – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) langsung berupaya memperluas penggunaan teknologi industri 4. 0, termasuk kecerdasan desain ( artificial intelligence /AI) di semua sektor industri guna mendongkrak efisiensi, kualitas serta kapasitas produksi.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Taufiek Bawazier mengatakan, terdapat lima sektor yang menjadi pionir dalam penerapan industri 4. 0 dalam Indonesia. Kelima sektor itu merupakan industri makanan dan minuman, tekstil dan pakaian, otomotif, kimia, serta elektronik.

(Baca Pula: Pulihkan Ekonomi, Pemerintah Genjot Kapasitas Industri Manufaktur)

Dia mendorong seluruh industri dalam negeri untuk memanfaatkan kecerdasan buatan (AI), terutama di tengah pandemi Covid-19. Penggunaan AI, kata dia, sejalan dengan revolusi industri 4. 0 untuk meningkatkan efisiensi.

Mengucapkan Juga:

“AI ini mengurangi biaya. Kita berniat menumbuhkan industri lebih ekspansif sedang, karena potensi besar untuk menyelami pasar di luar negeri, ” katanya dalam webinar, Rabu (14/10/2020).

Langkah ini selalu menurutnya sebagai komitmen pemerintah untuk memperluas penerapan industri 4. 0. Dia menambahkan, mekanisme kerja AI akan menggantikan sebagian fungsi pribadi atau mesin dalam memproses data. Dengan menghasilkan machine language , semua data analitik bisa diproses, sehingga pengambilan keputusan bisa lebih cepat dan mengantisipasi kebutuhan atau permintaan pasar.

(Baca Juga: Ilmuwan Kembangkan Kecerdasan Buatan 1. 000 Kali Lebih Hemat Energi)

“Jadi, demand sejak pada masyarakat di dunia mampu kita lihat dari tren melalui AI. Karena AI bisa tahu selera konsumen di luar negeri seperti apa, ” jelasnya.