TNI-Polri di Makassar Bagikan 1. 000 Masker, dari Warkop hingga Pulau Terluar

TNI-Polri di Makassar Bagikan 1
Jul 15 2020
Kenneth Ross

Faisal Mustafa

TNI-Polri melakukan sosialisasi protokol kesehatan sekaligus membagikan masker mematok ke pulau terluar. Foto/Istimewa

MAKASSAR – Kodam XIV Hasanuddin Beserta Polda Sulsel mensosialisasikan protokol kesehatan berperan memutus penyebaran COVID-19 di sebesar titik di Kota Makassar, Sulsel. Di samping sosialiasi, mereka pula sekaligus membagikan 1. 000 kedok berlogo TNI dan Polri, Rabu (15/7/2020).

Melalui jajaran Kodim 1408/BS bekerja setara dengan Polrestabes Makassar kegiatan sosialisasi dan bagi-bagi ribuan masker itu dilakukan dari pintu ke pintu.

Seluruh personel Babinsa dan Bhabinkamtibmas bergerak usai Berhimpun bersama di Makodim 1408/BS Hidup Cendrawasih, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar. Menuju titik-titik sosialisasi di antaranya warung kopi (warkop), pasar, perbatasan daerah, perumahan kumuh, hingga pulau-pulau kecil.

Baca Juga:

Dandim 1408/BS, Kolonel Kav Dwi Irbaya Sandra, menyebutkan giat tersebut merupakan tahap kedua. Adapun letak yang didatangi salah satunya dalam Kecamatan Tamalate yakni Warkop Tuan Guru, Jalan Kumala, Pasar Hartaco, Jalan Daeng Tata Raya.

Baca Juga: Pengawas Covid-19 Razia Pengguna Jalan Tak Pakai Masker

Lalu berlanjut ke perumahan kotor di bilangan Jalan Daeng Tata, penyeberangan sungai Jeneberang perbatasan Makassar – Gowa. Terakhir personel TNI Polri mengunjungi Pulau Lanjukang, tanah terluar yang masih masuk daerah administrasi Kota Makassar.

“Kami juga melakukan kerja setia di Pulau Lanjukang, sambil sosialisasi dan bagi-bagi masker. Total ada 1000 masker, oh iya kedok itu, terdapat logo TNI-Polri, moga masyarakat bisa lebih semangat, mempunyai rasa bangga lah memakai masker itu, ” ungkap Dwi.

Imbauan yang diberikan umumnya terkait penggunaan masker, penyediaan media mencuci tangan, menjaga jarak. Disebutkan Dwi dalam sosialisasi itu masih banyak warga yang belum mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan negeri.

“Yah masih, cuman kits paham masyarakat Indonesia memang masih perlu edukasi, insha Allah giat ini akan kita lakukan terus. Kita harapkan masyarakat mampu lebih sadar akan situasi sekarang, ” pungkas Dwi.

( tri )

Berita Terkait

gong12deng gong12deng –>

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)

  • Disqus
  • Facebook