URINARY INCONTINENCE Sediakan 953 Komputer buat UTBK SBMPTN Gelombang 2

ui-sediakan-953-komputer-untuk-utbk-sbmptn-gelombang-2-1
Apr 28 2021
Kenneth Ross
JAKARTA : Universitas Indonesia (UI) menyediakan 953 komputer untuk Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Gelombang 2. Selain itu untuk menghindari peserta yang membawa peralatan mencurigakan maka peserta ujian di UI diwajibkan melewati pemeriksaan deteksi metal.

Melalui siaran pers, Rabu (28/4), UTBK SBMPTN di Pusat UTBK UI yang dimulai Senin (26/4) hingga Selasa 4 Mei 2021, berjalan lancar. Pengumuman hasil UTBK-SBMPTN Gelombang I serta 2 akan dilakukan serentak pada Senin, 14 Juni 2021 pukul 15. 00 WIB.

Baca juga: 3. 628 Peserta Ikuti Pelaksanaan UTBK-SBMPTN Gelombang 2 di URINARY INCONTINENCE

UI mempersiapkan ujian gelombang ke 2 tersebut oleh menyediakan ruang kelas tempat pelaksanaan ujian di twenty two lokasi. 16 lokasi pada Kampus Depok dan 6 lokasi di Kampus Salemba, Jakarta.

Melalui jalur UTBK-SBMPTN tahun ini, UI akan menerima 1. 644 mahasiswa baru untuk 64 program studi S1 Reguler, atau sebesar 30% dari total keseluruhan daya tampung.

Baca Juga:

Pada hari pertama pelaksanaan UTBK Gelombang ke-2 diikuti oleh 1. 906 peserta, dengan rincian 1. 818 peserta yang hadir untuk sesi pertama dan kedua; 88 peserta yang tidak hadir; oleh presentase kehadiran 95. 38%.

Lihat juga: Pelaksanaan UTBK SBMPTN Gelombang 2, Ini Ketentuan Saat Hari H

Tuk UTBK hari kedua, diikuti oleh 1. 810 peserta yang hadir dengan rincian 96 peserta tidak hadir dan presentase kehadiran 94. 96%.

Pelaksanaan UTBK Gelombang 2 sama seperti Gelombang I oleh total 51 ruang ujian dan 953 unit pc. Ditambah 148 unit komputer cadangan per sesi ujian. Pada setiap ruang ujian tersebut terdapat seorang pengawas dan teknisi ruang ujian (lab komputer).

Hal yang berbeda dari gelombang sebelumnya adalah para peserta diharuskan melalui pemeriksaan deteksi metal sebelum memasuki tempat ujian.

Sesuai dengan arahan Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), hal ini diterapkan guna mendeteksi jika terdapat alat yang memungkinkan peserta melakukan hal yang tidak diharapkan, seperti spycam lalu sebagainya.

UI menerapkan protokol kesehatan kepada semua yang hadir baik peserta, pengawas, dan juga panitia. Peserta dan pengawas wajib memakai masker, menjaga jarak dengan peserta lain maupun pengawas ujian, menjalani pengecekan suhu sebelum masuk ruang ujian, dan keharusan untuk mencuci tangan memakai sabun sebelum ujian berlangsung.

Pra peserta juga disarankan membawa handsanitizer pribadi. Sebelum hari H ujian, pengawas telah melakukan tes SWAB antigen. Seluruh ruang kelas yg akan dipergunakan sebagai tempat ujian, sebelumnya sudah terlebih dulu disemprot dengan desinfektan.

Berita Terkait

TULIS KOMENTAR ANDA!

Berita Rekomendasi