Ustaz Yahya Waloni Gugat Praperadilan Status Tersangkanya

Sep 06 2021
Kenneth Ross

JAKARTA semrawut Ustaz Yahya Waloni mengajukan gugatan praperadilan ke Meja hijau Negeri Jakarta Selatan atas penetapan kasus dugaan ujaran kebencian dan penodaan keyakinan. Praperadilan diajukan karena penetapan dan penahanan dianggap tidak sah.

Kuasa hukum Yahya Waloni, Abdullah Alkatiri mengatakan, permohonan gugatan praperadilan ini telah diajukan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin (6/9/2021) pagi tadi. Penetapan simpulan hingga penahanan yang dikerjakan oleh penyidik terhadap Yahya Waloni tidak sah.

Pasalnya, kliennya itu ditetapkan sebagai simpulan hingga ditahan tanpa adanya pemanggilan dan pemeriksaan terlebih dahulu sebagaimana yang diatur dalam KUHAP.

“Penangkapan yang tidak cocok due process of law dapat dibenarkan pada kejahatan yang luar biasa ( extra ordinary crime ) seperti Teroris, Narkoba, Human Trafficking maupun kejahatan yang tertangkap tangan, ” kata Abdullah pada wartawan, Senin (6/9/2021).

Baca pula: Yahya Waloni Sudah Balik ke Rutan Bareskrim Sesudah Dirawat di RS Polri

Dia menilai Ustaz Yahya Waloni ditetapkan sebagai simpulan dan ditahan hanya karena melakukan ceramah sehubungan dengan kajian secara ilmiah tentang Bible Kristen di dalam masjid tempat khusus ibadah orang muslim ( exclusive ).

“Dalam ceramahnya beliau menyinggung Bible Kristen yang ada sekarang ini bertemu kajian beliau adalah tiruan (bukan asli) dan buatan kajian di tempat khusus tersebut, ” imbuhnya.

Tidak hanya tempat mengklaim jika video yang dituding berisi konten ujaran kebencian dan penodaan keyakinan itu juga bukan diunggah atau disebar oleh Yahya Waloni.

“Yang dikenakan oleh pasal-pasal (yang dilaporkan) tersebut adalah dengan menyebarkan bukan yang mendirikan pernyataan, ” kata dia.