Rumah potong di Ethiopia, Warga Sipil Mulia Kota Dibacok Hingga Tewas

Rumah potong di Ethiopia, Warga Sipil Mulia Kota Dibacok Hingga Tewas
Nov 13 2020
Kenneth Ross

ADDIS ABABA kepala Lembaga pemantau HAM internasional, Amnesty Internasional (AI) , telah melaporkan kemungkinan pembunuhan massal terhadap ratusan orang di wilayah Tigray Ethiopia . PBB pun menyerukan penyelidikan dengan mengutarakan kematian itu akan menjadi kekejaman perang jika dikonfirmasi.

AI mengatakan banyak warga sipil ditikam atau dibacok sampai mati pada satu kota dengan Perdana Menteri Abiy Ahmed menuduh pejuang lantaran Front Pembebasan Rakyat Tigray (TPLF) atas pembantaian itu. Para penguasa Tigrayan membantah terlibat dalam kekejaman itu dan pemimpin kawasan tersebut, Debretsion Gebremichael, mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar.

Di dalam sebuah pernyataan yang disiarkan di Facebook, Abiy mengatakan bahwa pejuang TPLF mengamuk setelah pasukan negeri “membebaskan” bagian barat Tigray. Mereka secara brutal membunuh warga sipil tak berdosa di Mai-Kadra, suatu kota di zona barat daya Tigray.

Baca Juga:

Para saksi pula menyalahkan pasukan yang setia pada TPLF, menurut AI, yang mengadukan bahwa mereka yang mengunjungi tanah air itu sehari setelah serangan itu menemukan mayat berlumuran darah & berserakan di seluruh kota. (Baca juga: Seminggu Bertempur, PM Ethiopia Nyatakan Kemenangan di Tigray)

“Ini ialah tragedi mengerikan yang hanya masa yang akan menjawabnya karena hubungan di Tigray tetap ditutup, ” kata Deprose Muchena, Direktur Amnesty International untuk Afrika Timur dan Selatan seperti dilansir dari Newsweek , Sabtu (14/11/2020).

Dia mengucapkan para korban tampaknya adalah pekerja harian, dan sama sekali tidak terlibat dalam serangan militer dengan sedang berlangsung.

AI mengatakan telah memeriksa dan memverifikasi secara digital foto dan video mayat di tanah atau dibawa dengan tandu. AI mengkonfirmasi jika itu adalah gambar-gambar terbaru dan menggunakan citra satelit, yang ditempatkan secara geografis ke Mai-Kadra.